Profil Desa

Letak

Desa Tompo Bulu adalah salah satu desa yang terletak diwilayah kecamatan Rumbia kabupaten jeneponto yang memiliki luas wilayah sekitar 3,34 Km atau sekitar 5,73 % dari luas wilayah Kecamatan rumbia

Luas wilayah Desa Tompo Bulu dibagi menjadi tiga Tompo Bulusi yaitu Tompo Bulusi persawahan, Tompo Bulusi perkebunan, dan Tompo Bulusi perumahan penduduk dengan batas-batas sebagai berikut.

  • Sebelah Utara berbatasan dengan Desa Ujungbulu
  • Sebelah Selatan berbatasan dengan Desa Bontotiro
  • Sebelah Timur berbatasan dengan Desa Loka
  • Sebelah Barat berbatasan dengan kab. Gowa

Letak geografis Desa Tompo Bulu merupakan Desa yang termasu desa yang berada pada dataran tinggi yang memiliki ketinggian berkisar antara 600– 1627 m diatas permukaan laut oleh karena itu desa Tompo Bulu memiliki lahan pertanian yang sangat luas terkhusus lahan perkebunan dan biasa juga dijuluki desa penghasil tanaman sayur – sayuran. Luas Tompo Bulu perkebunan 304,32 Ha luas Tompo Bulu persawahan 49,20 Ha dan luas perumahan 29,68 Ha.

 

Desa Tompo Bulu merupakan desa yang letaknya sangat strategis karena merupakan desa yang terletak diantara kabupaten jeneponto dan kabupaten Gowa serta memili jalur transpotasi yang dapat menghubungkan 4  desa yaitu desa jenetallasa,desa kassi, desa Ujungbulu dan desa bontotiro serta Desa Tompo Bulu juga merupaka desa penghubung menuju kabupaten Gowa  namun desa Tompo Bulu merupakan desa paling jauh dari ibukota kecamatan Rumbia yang memiliki jarak 17 km dapat ditempuh dengan menggunakan sepeda motor 30 menit dan kendaraan roda 4 dapat ditempuh selama 40 menit sedangkan jarak ke ibu kota kabupaten 36 km dengan jarak tempuh menggunakan sepeda motor selama 60 menit dan kendaraan roda 4 dapat ditempuh selama 90 menit pada umumnya masyarakat desa Tompo Bulu menggunakan kendaraan roda 2  dan roda 4 . Desa Tompo Bulu juga merupakan desa yang berada diatas bukit maka desa Tompo Bulu kaya akan sumber daya alam termasuk penghasil sayur – sayuran dan tanaman perkrbunan seperti kopi dan coklat  dan jagung manis serta beberapa tahun ini masyarakat telah mulai beternak sapi.