Desa Tompobulu, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto memiliki batas wilayah sebagai berikut:
Sebelah Utara berbatasan dengan Desa Ujungbulu
Sebelah Selatan berbatasan dengan Desa Bontotiro
Sebelah Timur berbatasan dengan Desa Loka
Sebelah Barat berbatasan dengan Kab. Gowa

Secara administratif, Desa Tompobulu Kecamatan Rumbia Kabupaten Jeneponto memiliki wilayah yang terbagi ke dalam 6 (enam) dusun sebagai satuan wilayah pemerintahan terkecil di desa

Desa Tompobulu telah mengadakan pemagaran dusun yang pada awalnya hanya memiliki 5 dusun yaitu dusun Batupangkayya, dusun Boro, dusun Manggunturu,dusun Sunggumanai dan dusun Campagatinggia, dusun Kappe menggenapkannya menjadi 6 (enam) dusun.
Iklim dan Curah Hujan
Desa Tompobulu memiliki dua musim yaitu musim hujan dan musim kemarau Musim hujan terjadi antara bulan November sampai bulan April, sedangkan musim kemarau terjadi antara bulan Mei sampai dengan bulan Oktober.
Desa Tompobulu beriklim tropis dengan tipe iklim C2yaitu tipe iklim yang memiliki bulan basah 5-6 bulan dan bulan lembab 2-4 bulan dikarenakan desa Tompobulu berada di ketinggian 600-1527 mdpl. Jumlah rata – rata curah hujan desa Tompobulu selam beberapa tahu ini mencapai 1.535 mm dengan rata –rata jumlah hari hujan 100 hari curah hujan berkisar pada bulan Januari dan Februari sedang curah hujan terendah yajni pada bulan Juli, Agustus dan September.
Hidrologi dan Tata Air
Desa Tompo Bulu dilalui 2 aliran sungai tapi sungai kecil sebagai sumber air irigasi oleh masyarakat untuk mengairi areal persawahan yang ada di wilayah desa Tompobulu pada musim hujan maka irigasi yang digunakan hanya cukup untuk musim hujan.
Untuk keperluan masyarakat desa Tompobulu menggunakan sarana perpipaan yang bersumber dari 11 titi berasal dari pegunungan dan menggunakan bak penampungan air sebanyak 24 unit digunakan sebagai alat penampungan air. serta telah dimanfaatkan oleh semua rumah tangga yang ada didesa Tompobulu dan digunakan juga untuk mengairi perkebunan masyarakat.
Pekerjaan Pokok dan Sampingan Masyarakat
Desa Tompobulu berada pada ketinggia oleh karena itu sebagian besar masyarakat desa Tompo Bulu adalah petani berkebun dan petani sawah yang dijadikan sumber penghidupan bagi masyarakat. Namun disamping itu masyarakat desa Tompo Bulu juga memiliki pekerjaan sampingan antara lain yang paling menonjol adalah beternak sapi yang dijadikan sebagai penghasilan tambahan akan tetapi belum semua masyarakat yang memiliki ternak hanya sebagian kecil bahkan ada juga yang hanya bermodalkan jasa dimana dia hanya memelihara saja Untuk rinciannya dapat dilihat berdasarkan hasil sensus yang telah dilakukan oleh Kader Pemberdayaan Masyarakat (KPM) Desa Tompo Bulu pada tahun 2023 dalam table berikut:
| Jenis Pekerjaan | Nama Dusun | |||||
| Boro | Batupangkayya | Sunggumanai | Campagatinggia | Manggunturu | JUMLAH | |
| Perbengkelan | 2 | 2 | 1 | 1 | 2 | 8 |
| Buruh tani | 3 | – | 2 | 2 | 8 | 15 |
| Petani horti | – | – | — | – | – | – |
| Pedagang | 11 | 7 | 4 | 8 | 5 | 35 |
| Penrajin | 1 | – | – | 1 | 2 | 4 |
| Petani | 44 | 22 | 51 | 84 | 47 | |
| Peternak | 12 | 65 | 45 | 81 | 56 | |
| PNS | 18 | 1 | 3 | 0 | 2 | |
| Sopir | 10 | 3 | 4 | 8 | 6 | |
| Tukang batu | 7 | 8 | 1 | 3 | 2 | |
| Klasifikasi Kesejahteraan | Nama Dusun | |||||
| Boro | Batupangkayya | Sunggumanai | Campagatinggia | Manggunturu | Jumlah | |
| Kaya | 7 | 9 | 20 | 1 | 11 | |
| Miskin | 43 | 60 | 15 | 76 | 33 | |
| Sangat miskin | 20 | 9 | 1 | 2 | 6 | |
| Sedang | 35 | 29 | 15 | 9 | 73 | |
Sektor Pertanian
Masyarakat desa Tompo Bulu untuk saat sekarang membudidayakan jenis tanaman pertanian yaitu padi dan jagung manis sedangkan tanaman holtikultuara yaitu tanaman seperti sayur – sayuran berupa wartel,kol,sawi dan cabe sedangkan tanaman jangka panjang berupa tanaman kopi dan coklat namu disaat saat sekarang para petani cenderung menanam sayur-sayuran karenakan nilai jual yang begitu tinggi apalagi pada musim kemarau harga sayur – sayurang sangat tinggi misalkan wartel biasa mencapai Rp 500.000 per karung sehingga masyarakat cenderung hanya menanam tanam sayur – sayuran dibandingkan tanaman jangka panjang.
Masyarakat Desa Tompo Bulu rata-rata memiliki lahan pertanian dan perkebunan bekitar 50 – 2,00 H.are per petani namun proses pertanian masih perlu pembinaan dari pihak pemerintah dikarenakan sampai pada saat sekarang belum didampingi oleh penyuluh dari pihak dinas peretaniaan tapi walaupun begitu prosrs pertanian tetap berjalan tanpa berhenti yaitu setelah panen langsung ditananmi kembali beda dengan desa –desa lain yang memiliki kondisi yang terkadang pertanian pada saat musim kemarau tiba kecuali lahan persawahan yang hanya mengandalkan sarana iringasi yang hanya bergantu pada air sungai dan musim hujan jadi padi cuman bisa tanam satu kali pertahun.
Tanaman Pangan dan Hortikultura
Melihat letak desa Tompo Bulu maka tanaman pangan yang dibudidayakan hanya 4 jenis tanaman yaitu tanaman padi dan jagung manis,Horti,Jagung kuning itupun hanya sekitar 3 dusun yang membudidayakan dikarenakan Tompo Bulu yang yang terletak diketinggian sehingga lahan sawah sangat minim kisaran 49,H,a sedangkan tanaman Hortikultura hanya menanam tanaman Lombok,wartel,kol,sawi dan bawang prei disinilah bisa kita lihat bahwa desa Tompo Bulu memiliki potensi dalam hal pembudidayaan tanaman sayur – sayuran sehingga sering dijuluki desa penghasil sayur-sayuran juga dan mempunyai potensi wisata yaitu Birta Ria Tompobulu yang terletak di sungai perbatasan Gowa –Jeneponto(Balang Pattongko).
Sektor Peternakan
Masyarakat desa Tompo Bulu disamping bekerja sebagai petani sebagian besar juga masyarakat desa Tompo Bulu memanfaatkan waktunya atau mempunyai pekerjaan sampingan yaitu beternak sapi namun sampai saat ini masyarakat desa Tompo Bulu masih melakukan peternakan secara tradisional yaitu dengan cara memanfaatkan kolom rumah sebagi tempat atau kandang ternak dalam proses pemeliharaan jugan masih menggunakan pengetahuan – pengetahuan secara tradisional sehingga pemeliharaan masih terkadang lambing dalam hal penggemukan ataupun pembudidayaan ternak sapi pada hal berdasarkan informasi dari masyarakat desa Tompo Bulu bahwa di desa Tompo Bulu sangat cocok untuk peternakan sapi sebab iklim atau cuaca yang menunjang berdasarkan hasil pendataan jumlah masyarakat yang memelihara ternak pada saat ini mencapai 200 KK yang memiliki ternak sapi yang jumlahnya sebanyak 214 ekor dan ternak kuda sebanyak 9 KK Yang jumlahnya 20 ekor yang tersebar di semua dusun di desa Tompo Bulu
Jasa Pertukangan
Tukang kayu : di desa Tompo Bulu terdapat 15 orang yang memiliki keterampilan dibidang tukang kayu ( panrita ) yang mampu membuat 1 unit rumah dalam waktu 4 – 6 bulan setiap orang namun sampai sekarang masih terkendala masalah pengetahuan dan peralatan yang masih menggunakan peralatan yang manual sehingga masih sangat lambat dalan melakukan atau menyelesaikan pekerjaan disisi lain perlu juga pembinaan dalam bidang permebelan sehingga disamping membangun rumah kayu mereka juga bisa membuar mebel sehingga dapat menambah penghasilan
Tukan batu:terdapat tukang batu sebanyak 21 orang melihat pada umumnya tukang batu ini masih terkadang bekerja diluar desa Tompo Bulu dikarenakan kurangnya pekerjaan khususnya pekerjaan tukang batu maka mereka harus keluar desa bahkan keluar kabupaten untuk mecari pekerjaan demi untuk menafkahi keluarga.
Jasa Angkutan
Sopir mobil : terdapat 31 orang yang bekerja sebagai sopir mobil yang mengangkut hasil – hasil pertanian atau perkebunan yangda di desa Tompo Bulu dan diluar desa Tompo Bulu
Jasa Jual beli
Desa Tompo Bulu terdapat usaha kecil sebanyak 49 unit usaha kecil ini menjajangkan berbagai macam kebutuhan – kebutuhan rumah tangga yang melayani kebutuhan sehari – hari masyarakat sehinga masyarakat merasa terbantu dengan adanya usaha jual beli tersebut namun masih terkendala masalah modal sehingga usaha tersebut masih tergolong sangat kecil.
Terdapat pula 8 unit usaha perbengkelan yang sampai sekarang masih berjalan namun masih minimnya pengetahuan bagi pengelola perbengkelan dan peralatan juga yang masih belum menunjang sehingga itu yang mengurangi pendapatan disisi lain factor yang juga sangat dibutuhkan bagi pengelola adalah factor modal.
Jumlah Penduduk.
Berdasarkan hasil sensus pada tahun 2023 maka jumlah penduduk desa Tompo Bulu masih dalam keadaan kurang padat karena dilihat dari jumlah penduduk yang hanya 1854 jiwa yang terbagi atas 918 jiwa laki – laki dan perempuan 936 jiwa yang tersebar di 441 KK.
Jumlah Jiwa menurut Jenis Kelamin
| Nama Dusun | Jumlah Jiwa | Total Jiwa | |
| L | P | ||
| Boro | 193 | 201 | 394 |
| Batupangkayya | 152 | 237 | 389 |
| Mangunturu | 225 | 196 | 421 |
| Sunggumanai | 114 | 135 | 249 |
| Campagatinggia | 160 | 238 | 398 |
| Kappe | 53 | 42 | 95 |
| Jumlah | 1946 | ||
Sumber hasil sensus penduduk DesaTompo Bulu 2015
Tingkat pertumbuhan pendududk masih relative rendah dikarenakan keaktifan para kader posyansu dan kader PKK dan didampingi oleh petugas kesehatan dari pustu dan kecamatan dalam memberi pemahaman kepada seluruh masyarakat tentang pentingnya KB sehingga pertumbuhan penduduk masih sangat rendah.
Jumlah penduduk berdasarkan Usia
| Umur ( Tahun ) | NamaDusun | Total | |||||
| Boro | Batupangkayya | Sunggumanai | Campaga Tinggia | Manggunturu | Kappe | ||
| 0 – 1 | 8 | 6 | 4 | 7 | 8 | 4 | |
| 1 – 4 | 25 | 25 | 20 | 17 | 22 | 6 | |
| 4 – 6 | 16 | 18 | 6 | 17 | 15 | 8 | |
| 6 – 12 | 39 | 30 | 24 | 38 | 38 | 9 | |
| 12 – 15 | 29 | 32 | 16 | 14 | 29 | 7 | |
| 15 – 18 | 33 | 26 | 11 | 15 | 35 | 11 | |
| 18 – 25 | 58 | 28 | 33 | 36 | 50 | 10 | |
| 25 – 35 | 63 | 66 | 38 | 58 | 56 | 13 | |
| 35 – 45 | 45 | 98 | 36 | 24 | 75 | 14 | |
| 45 – 50 | 23 | 33 | 11 | 22 | 29 | 6 | |
| >50 | 55 | 27 | 50 | 57 | 64 | 7 | |
| Jumlah | 394 | 389 | 249 | 305 | 411 | 95 | |
Sumber hasil sensus penduduk DesaTompo Bulu 2023
Melihat data hasil sensus desa Tompo Bulu maka dapat dilihat bahwa jumlah usia yang paling banyak pada tahun 2023 adalah umur 18 – 25 tahun.
Jumlah Kepala Keluarga berdasarkan Tingkat Kesejahteraan
| Klasifikasi Kesejahteraan | Nama Dusun | |||||
| Boro | Batupangkayya | Sunggumanai | Campagatinggia | Manggunturu | Jumlah | |
| Kaya | 7 | 9 | 20 | 1 | 11 | 48 |
| Miskin | 43 | 60 | 15 | 76 | 33 | 227 |
| Sangat miskin | 10 | 2 | 1 | 2 | 5 | 10 |
| Sedang | 35 | 29 | 15 | 9 | 73 | 151 |
| Jumlah | 105 | 107 | 51 | 88 | 123 | 464 |